Wanita Bekerja di Luar Rumah?

Posted by Ratna in renungan on 12-05-2010

Saat ini wanita maju seakan diartikan sebagai wanita yang mempunyai kesibukan di luar rumah, yang mempunyai pekerjaan dan penghasilan sendiri. Sehingga tidak heran, cukup banyak wanita yang akhirnya merasa tak percaya diri, jenuh, dan merasa terjerat karena kehidupannya semata-mata adalah istri dan ibu yang selamanya mengurus rumah tangga.

Tak dapat dimungkiri, saya pun pernah merasakan hal demikian. Meski pada akhirnya saya menyadari, membuat suami dan anak-anak saya bahagia tinggal di rumah dan semangat bekerja/ belajar di sekolah adalah sebuah prestasi dan prestise tersendiri bagi saya. Terlebih setelah mengetahui bahwa Nancy Reagan, wanita Amerika yang tumbuh dalam masyarakat yang banyak berbicara tentang kemajuan dan persamaan hak wanita mengatakan: “Apa salahnya menjadi istri yang mengurus rumah, anak dan suami? Saya rasa menjadi istri dan ibu, adalah panggilan yang paling mulia.”

Media massa memang memegang peran penting dalam memengaruhi cara berpikir masyarakat. Banyak wanita yang mendambakan kehidupan seperti pribadi-pribadi yang mereka kenal melalui pemberitaan (baca: selebritas). Tetapi apakah wanita-wanita ‘sukses’ ini tidak mempunyai masalah? Bisa jadi ada saat-saat wanita-wanita tersebut begitu merindukan kehidupan tenteram, bersama suami dan anak-anaknya. Tanpa mereka diganggu oleh deringan telepon, serta jadwal pekerjaan.

Cukup banyak wanita yang bekerja di luar rumah, yang sebenarnya tidak seharusnya mereka bekerja. Menurut La Rose, dalam bukunya Pribadi Mempesona, tidak sepantasnya wanita bekerja dengan alasan:

Read the rest of this entry »