Saat pudar rembulan menusuk malam, kuajak sarung belelku menyusuri sebuah tempat. Belantara maya.
Tiga kurcaciku yang sedang bermain riang di atas awan lelapnya, kuhadiahi kata sayang di sudut-sudut telinganya: “Ibu pergi dulu, Nak. Hati-hati kau tendang mimpi adikmu…”
Beres! Lengang… Aman terkendali.
Kuberlalu ringan. Awali petualangan sambil berdendang.
Suara klik dan klik menggiringku lebih jauh merambah pelosok rimba. Melenggang. Kangkung? Oh, tidak. Ia sudah aman di dalam lambungku!
Ta…rararira… Aku melompat, meloncat, berputar. Terkekeh, terisak dan tertawa lagi.
“Iya kan, Sarung…
Benderang sekali hutan ini. Tempo hari aku kemari, membuatku tercandu untuk kembali.”
Sarungku menggeliat. Ia senang. Senyumnya mengembang sempurna. Seperti adonan donatku kemarin pagi. Ia memeluk tubuhku semakin erat. Menjalarkan hangatnya tanpa berkata-kata.
“Nyeeeeny…..” Aku terperanjat.
“Nyeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeny……”
Aku malas bergeming. Berharap rintihan nan manja itu tak lagi terdengar.
“Maaaamaaaaaaah…. Nyenyeeeeeeeeeeeeny!!”
Gyaaaaaah!! Buyar deh. Lagi-lagi si bontot menginterupsi kemesraanku dengan kompi dan flock. Besok lagi ya! Gudnait!
Tags: flock, hutan, petualangan, sarung
Januari 22nd, 2010 at 03:52
jadi judulnya suka duka ngenet ibu beranak tiga yah? haa haa haa … tetep semangat aja mbak, blogging buat senang2, ngurusin anak buat ngejar pahala, insya Allah dua2nya bermanfaat ^^
Januari 22nd, 2010 at 06:00
Hehehee…
Memang klo sudah ada anak, ga bisa bebas lg kencan dengan lappie. Dia juga mo ikutan nimbrung, walhasil kita para mommy lebih banyak tidur drpd ngeblognya :D.
Januari 23rd, 2010 at 23:50
HHmmm …
Tulisan ini rada beda dengan yang bisasanya bu …
Pake imajinasi ..
Februari 19th, 2010 at 21:08
hahahahha,,,,!! mainin flock juga yah mak cik,,, lebih keren dari ferfox ya hhii..
Maret 13th, 2010 at 14:53
lama gak jumpa, jumpa lagi koq udah berubah ya… pangling!!!!