Sudah beberapa tahun belakangan saya sering mendengar tentang Pesta Blogger. Semakin kesini semakin ramai saja kelihatannya. Dan diadakan pula di kota-kota selain Jakarta. Namun saya tak pernah membayangkan bisa datang ke acara tersebut. Nggak kelihatan ada yang bawa anak ke acara Pesta Blogger soalnya  :cry: Saya kan gak mungkin sendirian datang. Pasti anak-anak mau ikut. Huu… huu….

Selain itu, blogger-blogger yang datang sepertinya adalah para blogger yang sudah teope begete blognya. Yang tulisan-tulisannya bermutu, punya komen dan follower yang banyak. Kalau saya? Aduuh, kok kebayangnya orang bakal meragukan kebloggeran saya ya. Meski saya sudah ngeblog lebih dari 2 tahun, tapi kredibilitas saya di dunia blog masih gak ada seuprit.

Eitss, kok jadi malah menulis tentang Pesta Blogger ya? Padahal swear, tadinya saya mau nulis soal Facebook lagi. Jejaring sosial yang sudah sekian bulan menggurita di hati, otak dan badan saya, yang akhirnya saya tinggalkan.

Sebenarnya gara-gara tadi saya baca Kompas.com terus ada berita tentang Pesta Blogger 2009, makanya saya jadi malah kepleset nulis tentang Pesta Blogger. Padahal saya tak punya bahan apa-apa untuk ditulis. Jadilah postingan tidak bermutu ini. Yang akhirnya ditujukan untuk menjilat Mbah Google agar sudi menempatkan pagerank blog ini ke level lebih tinggi.

Phew! Beginilah nasib blogger komersil. Apa-apa dilakukan bukan karena hasrat jiwa. Tapi demi monetisasi blog. Akhirnya jadi deh nembak keyword Pesta Blogger 2009. Semoga dapat SERP #1! Oh ya. Mungkin karena itulah saya merasa bukan blogger lagi. Tapi internet marketer. Jadi gak apa-apa kalo saya gak hadir di Pesta Blogger. Because I’m not a blogger but an internet marketer. Hehe, iya kah????