Lagi-lagi berita tentang ditemukannya lagi klinik aborsi ilegal. Duh, miris banget ya. Kebayang aja gimana pas praktek aborsi itu sedang berlangsung. Atau sebelumnya. Ketika pasangan itu tengah kelabakan karena si perempuan hamil di luar nikah. Wowowow…
Nih, ya. Buat para perempuan yang belum nikah khususnya. Tolong jaga diri baik-baik. Kalau udah hamil sebelum nikah, pasti pada mikir jalan pintas. Aborsi. Ya kan? Saya salin nih tulisan tentang resiko aborsi dari www.aborsi.org. Betapa bahayanya!
Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap kesehatan maupun keselamatan seorang wanita. Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang melakukan aborsi ia “tidak merasakan apa-apa dan langsung boleh pulang”.
Ini adalah informasi yang sangat menyesatkan bagi setiap wanita, terutama mereka yang sedang kebingungan karena tidak menginginkan kehamilan yang sudah terjadi.
Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita yang melakukan aborsi:
1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara fisik
2. Resiko gangguan psikologis
Resiko kesehatan dan keselamatan fisik
Pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi ada beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku “Facts of Life” yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd yaitu:
1. Kematian mendadak karena pendarahan hebat
2. Kematian mendadak karena pembiusan yang gagal
3. Kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan
4. Rahim yang sobek (Uterine Perforation)
5. Kerusakan leher rahim (Cervical Lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada
anak berikutnya
6. Kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita)
7. Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
8. Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
9. Kanker hati (Liver Cancer)
10. Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta Previa) yang akan menyebabkan cacat
pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya
11. Menjadi mandul/tidak mampu memiliki keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
12. Infeksi rongga panggul (Pelvic Inflammatory Disease)
13. Infeksi pada lapisan rahim (Endometriosis)
Resiko kesehatan mental
Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita.
Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai “Post-Abortion Syndrome” (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS. Gejala-gejala ini dicatat dalam “Psychological Reactions Reported After Abortion” di dalam penerbitan The Post-Abortion Review (1994).
Pada dasarnya seorang wanita yang melakukan aborsi akan mengalami hal-hal seperti berikut ini:
1. Kehilangan harga diri (82%)
2. Berteriak-teriak histeris (51%)
3. Mimpi buruk berkali-kali mengenai bayi (63%)
4. Ingin melakukan bunuh diri (28%)
5. Mulai mencoba menggunakan obat-obat terlarang (41%)
6. Tidak bisa menikmati lagi hubungan seksual (59%)
Diluar hal-hal tersebut diatas para wanita yang melakukan aborsi akan dipenuhi perasaan bersalah yang tidak hilang selama bertahun-tahun dalam hidupnya.

klinik dan obat aborsi [biasanya dilabeli: obat telat datang bulan dijamin lancar] memang marak diiklankan di koran-koran. bahkan ada yang nekat pasang selebaran
diramu dengan perilaku seksual remaja yang sudah bergeser ke usia SMP sudah berani main raba-raba, banyak juga yang sudah berani ‘masuk separo’ dan akhirnya ‘masuk semua’.
siapa yang patut disalahkan?
Yang pasti dampak aborsi itu permanen baik secara fisik atau pun mental.

Iiiiyy.. kok aku ngeri ya kalo ngebayangin bayi tak berdosa yang digugurin itu??
GiE´s last blog post..Plagiator Kreatif! (Bagian III - habis)
mau enaknya aja … giliran ngurus anak, gk mau :p
Donny Reza´s last blog post..Melampaui Materi
Istri saiia yg pernah mengalami keguguran yg tak di inginkan saja, emosinya masih labil. Gimana yg bener2 disengaja tuh…
Belajar SEO´s last blog post..5 Hari Menuju Tangga Juara
semoga perilaku nista aborsi di indonesia semakin menurun.
denologis´s last blog post..Bokep Kotareyog ; Behind the Post
saya, wanita berusia 17 thn, saya baru saja melakukam aborsi,yang kandungan saya baru setengah bulan,apakah akan berbahaya bagi diri saya???
memang tuh berbahaya aborsi.. saya mendingan MBA daripada di aborsi..
belajar bisnis online´s last blog post..Tendangan maut wisata seo sadau
mange praktek aborsi di solo ad?
[...] terbanyak dari search engine adalah dari keyword ‘aborsi’. Postingan saya yang berjudul Dampak Aborsi juga menempati SERP #1 di Google. Itu menunjukkan kalau informasi mengenai aborsi masih sangat [...]
[...] ini, ada komentar baru yang sedang menunggu moderasi. Dia mengomentari tulisan saya yang berjudul Dampak Aborsi. Komennya sendiri tergolong netral, namun dia sertakan dua link ke situsnya. Biasanya, jika ada [...]
walau sudah ada penjelasan semacam ini(yg mnrt sya sngt jelas), mengapa ada saja anak muda yang masih mau melakukan aborsi? padahal akibatnya sudah jelas. mending jangan gampang membuka kaki kita jika tidak siap punya anak.
pada usia brp bln km gugurkan kandungan itu??di klinik ato di bidan