Hari ini saya kurang beruntung. Isi tabung gas elpiji untuk bahan bakar kompor di rumah habis. Cadangannya juga kosong. Keteledoran saya juga sih. Lama tidak mengecek keperluan dapur. Naasnya pula, warung dekat rumah yang biasa menjual gas elpiji juga tutup. Pemiliknya liburan Idul Adha. Mau hunting LPG, suami yang selalu jadi sopir tiba-tiba ada keperluan mendadak sampai malam.
Waduh… padahal teman nasi tinggal salad dan remah-remah bawang bombay bekas sarapan tadi pagi pakai chicken teriyaki . (Haha…sarapan kok yang begituan??) Kalau tinggal di tengah kota sih gampang. Tinggal telpon kedai fast food, makanan hangat langsung bisa diantar sampai rumah. Lha rumah saya, selalu dibilang “Out of coverage, Bu. Maaf!”
Akhirnya, saya dan anak-anak jajan mi bakso yang lewat depan rumah. Lumayan, buat ganjel perut yang sudah dangdutan dari tadi. Terakhir saya makan bakso begini sekitar 6 tahun lalu. Sengaja selama ini tidak jajan, buat membiasakan anak-anak saya tidak jajan sembarangan. Kalau sekarang, anak-anak sudah agak besar, sekalian saya perlihatkan bagaimana cara penyajian bakso ala emang-emang pinggir jalan. Meski akhirnya dikonsumsi juga karena darurat
Untuk meminimalkan efek samping *halah* saya tidak pakai saus sambal merah merona itu. Huh, padahal dulu kalau makan bakso tanpa sambal oranye menyala itu, serasa bagai makan pizza tanpa topping. Tapi kalau ve-tsin alias MSG sih tetep pakai… Dan wajib pakai mangkok dari rumah! Tahu kan, bagaimana mencuci mangkok ala mang-mang itu? Celup-celup ember doang terus di lap.Iieeks!
Jadilah beli mi bakso tanpa mi. Bakso non mi. Eh, gimana sih? Maksudnya, beli bakso dan kuahnya saja. Tanpa mi kuning yang konon selalu berformalin itu, dan tanpa sayuran (toge dan sawi hijau) pula. Ya… lagi-lagi ketakutan. Sayurannya setelah si Emang nge-grab dari keramaian pasar langsung dipotong-potong tanpa dicuci dulu. Dihidangkan langsung setelah cuma diceburin ke air mendidih beberapa detik.
Tapi…
Makan siang itu nikmat sekali. Entah karena lapar yang sangat. Atau karena sesuatu yang kurang higinis itu selalu enak.
Tags: bakso, bakso kampung, chicken teriyaki, fast food, gas elpiji, LPG, MSG, tabung gas
Desember 7th, 2008 at 23:11
waaah, sama tuh mbak, rumah saya juga outskirt. sering terpaksa maem bakso emang-emang. mungkin saosnya bisa diganti sama ABC sachet tuh mbak..
novi´s last blog post..Doa
Desember 8th, 2008 at 07:51
Nice post. Thank you for the info. Keep it up.
Desember 8th, 2008 at 21:23
emang baksonya bebas formalin juga?
samsul´s last blog post..Langkanya Pupuk di “Lumbung Padi” Ngawi
Desember 8th, 2008 at 22:08
Kebanyakan MSG juga nggak baik. Mending garam sama gula di “mix”. Nggak kalah nikmatnya (aduh kok jd laper)
Desember 9th, 2008 at 14:03
salam dari bandung
saya suka membaca artikel anda, banyak kata menyimpan jejak..
di negeri para bandit dimana parakoruptor tersenyum manis menunggu vonis, keadilan bukan milik kaum lemah
artikel terbaruku ………….. perempuan pemberani
http://esaifoto.wordpress.com
Desember 10th, 2008 at 06:43
Hahaha …
Iya bu … Bakso kalo kurang “butek” rasanya kok kurang bakso begituh …
But statement Ibu Ratna …
“… Atau karena sesuatu yang kurang higinis itu selalu enak …”
telah membuat saya tersenyum …
Salam saya Bu
nh18´s last blog post..BERTAMU
Desember 13th, 2008 at 01:00
Hehehe, Mbak Ratna bisa aja. Ini pengalaman sehari-hari, tapi Mbak Ratna mengemasnya dengan cara yang sangat mengesankan. Salut deh.
Btw, saya juga suka was-was kalo beli makanan trus dimakan di tempat. Soalnya dulu saya pernah ikut jualan sate kambing dan tengkleng. Saya diam-diam suka kasihan sama pembeli karena lap untuk mengelap piring sudah berhari-hari gak pernah dicuci. Trus, air untuk mencuci piring juga ala kadarnya.
Agustus 7th, 2009 at 02:38
Hahaha, ane paling suka kalao ada yang ngebahas tentang makanan
Agustus 13th, 2009 at 21:10
kalo ane biar aman beli baksonya pake mangkok sendiri terus sausnya juga pake sendiri…
Agustus 27th, 2009 at 11:41
hehe… jd teringat jaman sekolah, kan hobinya mkn bakso emang2, dan ternyata emang enak banget kl plus saos y merah menyala itu hehe… kl skr sih mesti mikir2 ya
September 7th, 2009 at 22:06
Justru sedap nya makan bakso pinggirian itu di saos nya sama nyuci nya
Januari 17th, 2010 at 10:51
baso mang endin tah bu anu nikmat mah.. payuneun Ampera Ikopin..
pami ka cicadas ka asep berlian.. aya baso anu manteujp.. namina baso toko timur eta mah dijamin tanpa formalin..