Sebenarnya keluarga saya amat sangat jarang menonton TV. Anak-anak lebih senang bermain, saya sibuk bikin sambel dengan pekerjaan di rumah, suami pun kalau pulang ke rumah langsung memburu tempat tidur atau ikut bermain dengan anak-anak.

Tapi dalam keadaan tertentu, saya kadang tergantung juga dengan televisi. Setidaknya bisa ‘mengasuh’ anak-anak saya sejenak jika saya sedang kebelet ada suatu keperluan. Namun sayangnya, saya tidak bisa menitipkan anak-anak saya sembarang waktu pada televisi. Sebab acara TV yang aman untuk ditonton anak-anak juga tidak setiap waktu ada. Maklum masih pakai channel lokal. Belum pakai TV kabel.

Saya yang jarang nonton TV, hanya punya sedikit rekomendasi acara TV yang aman ditonton anak- anak. Maaf ya, untuk stasiun TV yang ngga kesebut…

Trans-7
Hari Senin-Jum’at. Mulai pukul 12.30-14.30 WIB. Mulai dari Si Bolang Bocah Petualang, Laptop Si Unyil, Jalan Sesama, sampai Cita-citaku.

Global TV
Setiap hari. Jam 05.00 Go Diego Go! jam 08.00-09.00 Dora The Explorer dan Blue’s Clues.

RCTI
Doraemon. Ngga tau jadwal tayangnya. Ini film kartun kesayangan saya sejak SMP.

Meski tayangannya aman dan cukup berkualitas (bernilai edukatif), tapi saya tidak berani 100% membiarkan anak-anak saya menonton sendiri tanpa didampingi. Sebab pada saat break iklan, banyak bermunculan iklan yang tidak lulus sensor versi saya. Misalnya iklan sinetron yang mencuplik adegan-adegan mesra cenderung mesum, adegan kekerasan dan kata-kata kasar. Mau tak mau saya banyak ngobrol tentang iklan dengan anak-anak saya.

Ketika di TV ada cuplikan sinetron yang tokoh-tokohnya berbicara kasar dan saling membentak. Saya suka buka diskusi dengan bertanya, “Kalau berbicara seperti orang itu, baik ngga ya?” Biasanya kalau lagi mood, anak-anak langsung menjawab antusias.
Atau ketika ada iklan produk perawatan tubuh. Dimana sang model berpakaian sangat minim, berjalan memamerkan keindahan tubuhnya di keramaian. Kalau saya sih jengah liatnya… Makanya saya tanya anak, “Kalau Mama pake baju kayak gitu, boleh ngga?”
Untung aja ngga ada yang jawab, “Boleh aja… Why not?” atau “Jangan! Ngga akan sebagus model iklan itu!”
Tapi Abil langsung menjawab, “Jangan! Malu. Kalau keluar rumah Mama harus pakai kerudung…” (Jilbab maksudnya…)
Ari menimpali, “Tidak boleh! Nanti Mamanya kedinginan. Kan bajunya sedikit…” (Maksudnya bajunya minim)