Baca-tulis versi Abil

Posted by Ratna in fun learning on 27-06-2008

Hari ini Abil tumben mau membaca sendiri buku ensiklopedianya. Keras-keras lagi bacanya. Terus mau dilanjutkan dengan menulis. Saya yang mendiktekan kata-katanya. Tapi tidak happy ending. Soalnya Abil dan mamanya ini saling keukeuh merasa di pihak paling benar :)

Seperti misalnya, menulis angka 2 ke dalam huruf, Abil menulis ‘DUWA’. Menulis ‘bayi’, meski sudah diberi pengertian, tetap saja nulis ‘bai’ lagi ‘bai’ lagi.

Belum lagi protesnya, “Kenapa ‘gim’ ditulis ‘game’?”
Terus…

“Kenapa ditulis ‘je-el titik’, ngga ‘jalan’ aja? Bikin susah!”

“Abil juga, kenapa ‘nabiyel’ bukan ‘nabil’?” (maksudnya, ejaan nama Abil mengapa ditulis ‘nabiel’)

“Ini telor…kok nulisnya telur?”

:( PR lagi nih…

Tetrasiklin Staining

Posted by Ratna in featured-images, health care, parenting on 24-06-2008

Kalau ditanya bagian tubuh apa yang paling bikin saya kurang percaya diri…jawabannya pasti: gigi! Memang. Gigi saya jelek kurang bagus dipandang mata. Sejak tumbuh gigi tetap, gigi saya tidak putih seperti punya teman-teman. Bahkan terkadang saya diledekin teman katanya saya tidak pernah gosok gigi. Wah, sedih sekali saya. Padahal saya rajin gosok gigi lho. Untungnya mulut saya ngga pernah bau. Kecuali kalau puasa kali ya?

Berdasarkan penjelasan dokter gigi saya waktu kecil, gigi saya kusam karena pengaruh pemberian obat-obatan yang terjadi saat masa perbenihan gigi. Kondisi ini dikenal dengan istilah tetrasiklin staining Read the rest of this entry »

Langsing Setelah Melahirkan

Posted by Ratna in birth n pregnancy, bodycare on 19-06-2008

Banyak teman-teman saya sesama ibu-ibu mengeluhkan badannya yang susah kembali ke bentuk semula setelah melahirkan. Yang dulunya sangat berbangga hati karena mempunyai badan langsing bak peragawati, sekarang harus puas dengan badan melar dan timbunan lemak sana-sini. Ada yang dulunya jadi ‘kembang kampus’ sekarang harus cukup puas kembang kempis dengan wajah dan badan yang sudah sangat ’style ibu-ibu’.

Namun tidak semua teman-teman saya ‘jadi jelek’ setelah punya anak. Bahkan ada beberapa justru malah terlihat lebih ‘kinclong’ setelah melahirkan dan punya beberapa anak. Contohnya saya. Hehe. Narsis. Ya, iyalah. Wong masa lalu saya ngga pernah kenal bedak, hobi naik motor lintas benua, jarang mandi dan kata orang ‘casing’ saya tomboy abis. Sudah pasti tampilan sekarang lebih manusiawi dong. Kasian suami, kalo harus disuguhi istri dekil :mrgreen:

Omong-omong, setelah melahirkan 4 bulan lalu. Berat badan saya Read the rest of this entry »

Bayi Di Dalam Perut

Posted by Ratna in parenting, sex education on 14-06-2008

Sekarang Abil sudah lancar membaca huruf Latin. Dan sedang saya biasakan untuk lancar menulis juga.

Seperti kemarin, Abilsenang sekali ngobrol dengan saya pakai acara ’susuratan’.

Kami saling balas satu kalimat-satu kalimat per suratnya. Selalu loncat-loncat topiknya. Abil menunggu balasan surat saya sambil cekikikan harap-harap cemas di balik pintu kamar. Kalau balas surat saya, lumayan memakan waktu. Saya sih asyik-asyik aja. Soalnya sambil ngasuh Ari dan Alle.

Ini petikan ‘berbalas surat’nya: (udah di-edit EYDnya ya…tapi susunan huruf dan kata-kata sama)

Abil : Kenapah Mamah suka marahin Abil?

Saya : Kenapa coba?

Abil : Nakal

Saya : Abil mau makan apa?

Abil : Ga mau makan

Saya : Enak. Ada sop pake baso.

Abil : Mah, kenapah bai ada di perut (maksudnya, kenapa bisa ada bayi dalam perut?)

Weks… Mulai deh.

Saat itu saya ngga siap kasih jawaban. Udah aja saya bilang, “Abil, jawabannya panjang lho…”

Trus Abil bilang, “Ngga apa-apa. Abil dengerin kok!”

“Tapi kan kita lagi susuratan. Abil mau ngga baca tulisan Mamah yang panjang kayak buku? Mamah sih mau aja nulis. Tapi mau ngga Abilnya baca?”

“Heheh… Ngga. Cape.”

Hahaha. Untung aja. Abil masih malas baca yang panjang-panjang. Kali ini saya selamat.

Baca juga:

Kid’s Question About A Birth

Blog Senewen

Posted by Ratna in OON (out of niche), blogging on 11-06-2008

Punya blog baru di ‘domain beli’ ternyata lumayan bikin senewen juga. Bagi saya yang gaptek, menata blog di wordpress gratisan jauh lebih mudah, meski fasilitasnya terbatas. Disini, saya harus meng-upload themes sendiri, cari plug-in, yang kesemuanya memakan waktu. Belum lagi ketika saya sudah pilih themes yang saya sukai, ternyata tidak widget-ready.

Terus udah siap kepingin buru-buru blogwalking lagi, eh…sidebarnya melorot. Betul-betul bikin saya menangis meraung-raung dalam hati. Tapi bagaimanapun saya senang dengan segala ‘cobaan’ ini. Saya jadi mengerti istilah-istilah baru dan cara mengatasi masalah. Yang walau dulunya bete tak terkira karena blog ngga jadi-jadi, jadi gembira tiada dua:D Selain telah berhasil bikin blog baru, saya jadi merasa bukan ibu-ibu lagi. Hah, apaan sih? Iya. Biasanya kan saya googling nyari-nyari berita terkini, artikel-artikel parenting, resep-resep makanan… Kemarin secara tidak langsung saya jadi masuk dunia yang didominasi para lelaki. Tentang website, komputer, gadget, ya seputar dunia IT-lah… Karena biasanya blog kaum Adam selalu membahas masalah tersebut.

Oh iya. Sehubungan dengan penataan sidebar saya yang melorot kemarin. Postingan saya yang lalu-lalu terpaksa dihapus. Untung isinya tidak begitu penting. Cuma saya mau minta maaf nih sama teman-teman yang sudah memberikan komentar di postingan saya itu. Sudah pasti komen kalian ikut terhapus juga. Gie, Nayla, Mifka, Anungr, Samsul. Maaf ya. Jangan kapok berkomen lagi lho…